Simposium tgl 9 April 2016 di Kementerian Kesehatan

Dear ODPA / ODPA Psoriatic, Yayasan Peduli Psoriasis Indonesia ( YPPI ) mengadakan acara Simposium “ Psoriasis bukan Sekedar Penyakit di Kulit” pada tanggal 9 April 2016 pukul 09.30 – 13.00 WIB di Ruang Rapat Gd. Prof. Sujudi Lt. 3, »

Perawatan Kulit Psoriasis Agar Tetap Cantik


Gangguan kecantikan kulit sering menyingkirkan seseorang dari kehidupan social. Kelainan tersebut dapat memperburuk penampilan secara kosmetis dan menjadi titik lemah yang mengakibatkan kehilangan percaya diri. Akibatnya orang tersebut menjadi malu, sadar akan kelemahan dirinya, menganggap terganggu citra diri dan berdampak negatif yang akhirnya merasa dijauhi oleh pasangannya, anak, saudara, sahabat maupun orang yang tak mengenalnya sekalipun. Sekitar 1-3% penduduk di berbagai tempat di belahan bumi ini mengalami psoriasis. Psoriasis tidak mengancam jiwa secara langsung, tetapi psoriasis membidik kualitas hidup seseorang. Psoriasis merupakan penyakit ter panjang dalam usia seseorang, bila mengalami perbaikan/peredaan pada seseorang maka orang tersebut akan merasa nyaman dan bahagia dan sebaliknya bila sedang kambuh maka tekanan emosional menggelutinya, keadaan ini akan mengakibatkan psoriasis akan bertambah parah.

Jumlah orang mengalami psoriasis tidak datang ke dokter cukup banyak, alasannya beragam, untuk yang ringan menganggap keadaan ini tidak penting, sedangkan pada psoriasis berat, timbul kebosanan untukk mengobatinya. Banyak masyarakat tidak mengetahui psoriasis karena kurangnya informasi dari para aktivis kesehatan. Keadaan ini mengakibatkan terjadinya banyak kesalah pahaman yang akhirnya memperburuk keadaan psoriasis. Berbagai obat ditawarkan untuk mengobati psoriasis, namun tidak dapat disamakan dengan mudah efek antara satu orang dengan orang lain, kadangkala psoriasis sembuh tanpa diobati atau hanya diberikan obat tradisional sederhana.

Seseorang dengan psoriasis harus mengenal keadaan kulit psoriasis secara umum dan mengetahui perangai kutlitnya secara individu. Hal ini penting untuk mengobati dan merawatnya agar kulit menjadi mulus. Kulit terbebas dari sisik, tidak mengelupas tanpa kendali, tidak menjadi perhatian orang banyak, tidak malu bila bersalaman, tidak dijauhi seseorang yang duduk berdampingan karena disangka berpenyakit menular atau terganggu karena gatal yang tidak diundang, hal ini merupakan idaman dari orang psoriasis. Banyak cara yang ditawarkan dan dapat ditempuh dengan baik unutk mendapatkannya, namun bagaikan sifat orang, kulitpun memiliki keunikan variasi antara satu orang dengan orang lain. Berbagai obat dipakai dalam jangka panjang, sehingga obat yang baik adalah obat yang efektif, namun sedikit efek sampingnya. Untuk mengenal respons obat terhadap kulit, kenalilah sifat kulit sendiri. Pada tulisan ini akan disampaikan tetnag kulit normal, kulit psoriasis, perawatan kulit, rambut, kuku dan sendi serta tips menjaga jangan cepat kambuh.


Kulit Normal
Kulit memiliki berbagai fungsi antara lain : melindungi tubuh dari lingkungan luar, menjaga suhu tubuh agar tetap konstan, mengeluarkan racun atau mineral dan cairan berlebihan, menjaga agar jangan terjadi dehidrasi dan mengekspresikan respons otak. Fungsi yang seringkali dilupakan namun mempunyai peranan penting adalah fungsi estetis karena setiap kali berhadapan dengan orang lain klulit menjadi perhatian pertama terutama wajah. Bila melihat kulit kita di kaca sesungguhnya yang terlihat adalah beberapa lapis kulit mati yang saling bergandengan sehingga kuat dan rapat untuk melindungi lapisan kulit hidup dibawahnya. Lapisan kulit mati dan lapisan kulit hidup disebut epidermis. Di bawah lapisan epidermis terdapat jaringan lebih pa a disebut lapisan dermis dan lapisan terakhir terdiri dari lemak disebut lapisan subkutis (subcutaneous tissue)

Dr. Tjut Nurul Alam Jacoeb
Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin
FKUI/RSCM
Jakarta